Rabu, 01 Januari 2014

#1 Pelajaran Bahasa

Waktu itu aku masih sd. Entah kelas berapa.
Yang aku ingat hanyalah rok yang berwarna merah serta dasi dengan warna senada. Aku duduk didepan, bukan dengan pak kusir. Karena pastinya itu hari sekolah, bukan hari minggu.

Pelajaran bahasa indonesia sedang berlangsung kala itu, sepertinya. Guru menyuruh kami untuk membuat kalimat larangan, sepertinya.

“Anak-anak, coba berikan contoh kalimat larangan!”

”Dilarang merokok bu!” Kata temenku dari arah belakang sepertinya, dan entah namanya aku lupa.

”Bagus!” Kata Guru sepertinya. Entah memuji, atau nama temenku itu Bagus.


“Dilarang parkir di depan pintu bu!“
“Dilarang berhenti bu!“
“Dilarang ngutang bu!“
“Dilarang beli garem malem malem bu!“
“Dilarang mencontek bu!“
“Dilarang gak pake dasi bu!“



Semua anak-anak dikelas sepertinya bernafsu ingin memberikan contoh kalimat larangan. Dan suasana kelas pun berubah menjadi gaduh karena semua berbicara dengan waktu yang bersamaan.
Lalu, terdengar suara ketukan dari penghapus papan tulis.

Dilarang berisik! Arti ketukan itu. Tanpa harus diucapkan oleh Guruku.


Aku pun tak mau ketinggalan. Kalimat larangan yang tentu saja aku hapal karena kebetulan terpasang dekat gang rumahku menuju sekolah. Dan selalu aku baca jika melewatinya.


“Dilarang membuang sampah disini kecuali Anjing, Babi, Bangsat BU!!!!“ Suaraku nyaring dan mantap.


Guruku pun melotot.
Sepertinya.

2 komentar:

  1. Bismillah.

    Bagian dari tantangan Bang Zia dan Mbah soyid.

    sebelumnya diposting via notes facebook https://m.facebook.com/notes/liana-apriyanti-kwok/1-pelajaran-bahasa/10152101334403680/?_rdr

    BalasHapus
  2. Kamu tuh kocaknya kebangetan, cil. Terus nulis yak.

    @zulhaq_

    BalasHapus